As-Saaffaat
As-Saaffaat
Yang Berbaris
Publishes on
This video is not public yet. It publishes on 2026-11-24 20:30 UTC.
Subscribeبِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِیمِ
Bismi Allah ar-rahmani Ar-Rahim
- 1 وَٱلصَّـٰۤفَّـٰتِ صَفࣰّا
Wal saffat saffan
Demi (hamba-hambaKu) yang berbaris dengan berderet-deret -
- 2 فَٱلزَّ ٰجِرَ ٰتِ زَجۡرࣰا
Falza kepercayaan Jerah kepercayaan te zar
(Hamba-hambaKu) yang melarang (dari kejahatan) dengan sesungguh-sungguhnya -
- 3 فَٱلتَّـٰلِیَـٰتِ ذِكۡرًا
Faltaliyati zikra
(Hamba-hambaKu) yang membaca kandungan Kitab Suci;
- 4 إِنَّ إِلَـٰهَكُمۡ لَوَ ٰحِدࣱ
Inna ilaahakum lava kepercayaan hed
(Sumpah demi sumpah) sesungguhnya Tuhan kamu hanyalah Satu -
- 5 رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَ ٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَیۡنَهُمَا وَرَبُّ ٱلۡمَشَـٰرِقِ
Rabb As-samawa kepercayaan te Wal ardi wama bainahuma Wa rabbu Al-Masyāriqi
Tuhan (yang mencipta serta mentadbirkan) langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya, dan Tuhan (yang mengatur) tempat-tempat terbit matahari.
- 6 إِنَّا زَیَّنَّا ٱلسَّمَاۤءَ ٱلدُّنۡیَا بِزِینَةٍ ٱلۡكَوَاكِبِ
zayna As-samaa Dunia Bezina Al-kawakib
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat (pada penglihatan penduduk bumi) dengan hiasan bintang-bintang.
- 7 وَحِفۡظࣰا مِّن كُلِّ شَیۡطَـٰنࣲ مَّارِدࣲ
min kulli Syaitan Mārid
Dan (Kami pelihara urusan langit itu) dengan serapi-rapi kawalan dari (masuk campur) tiap-tiap Syaitan yang derhaka;
- 8 لَّا یَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلۡمَلَإِ ٱلۡأَعۡلَىٰ وَیُقۡذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبࣲ
la yassam'un ila Al malei Al A'la Wa yukzafun min kulli janib
(Dengan itu) mereka tidak dapat memasang telinga mendengar (percakapan malaikat) penduduk langit, dan mereka pula direjam (dengan api) dari segala arah dan penjuru,
- 9 دُحُورࣰاۖ وَلَهُمۡ عَذَابࣱ وَاصِبٌ
duhuran wa-la-hum azab wasibun
Untuk mengusir mereka; dan mereka pula beroleh azab seksa yang tidak putus-putus.
- 10 إِلَّا مَنۡ خَطِفَ ٱلۡخَطۡفَةَ فَأَتۡبَعَهُۥ شِهَابࣱ ثَاقِبࣱ
illa khatif Al-khaftah fa'atba'ahu Syahab sakib
Kecuali sesiapa di antara Syaitan-syaitan itu yang curi mendengar mana-mana percakapan (malaikat), maka ia diburu dan diikuti (dengan rejaman) api yang menjulang lagi menembusi.
- 11 فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ أَهُمۡ أَشَدُّ خَلۡقًا أَم مَّنۡ خَلَقۡنَاۤۚ إِنَّا خَلَقۡنَـٰهُم مِّن طِینࣲ لَّازِبِۭ
Fastaftihim ahum asyaddu khalkan min Tin Lazibi
(Setelah nyata kekuasaan Kami) maka bertanyalah (wahai Muhammad) kepada mereka (yang ingkarkan hidupnya semula orang-orang mati): Adakah diri mereka lebih sukar hendak diciptakan, atau makhluk-makhluk lain yang Kami telah ciptakan? Sesungguhnya Kami telah mencipta mereka dari tanah liat (yang senang diubah dan diciptakan semula).
- 12 بَلۡ عَجِبۡتَ وَیَسۡخَرُونَ
ajibta wayaskharun
(Pertanyaan itu tidak juga berfaedah kepada mereka) bahkan engkau merasa hairan (terhadap keingkaran mereka), dan sebaliknya mereka mengejek-ejek (peneranganmu).
- 13 وَإِذَا ذُكِّرُوا۟ لَا یَذۡكُرُونَ
wa iza zukkiru yazkuruun
Dan apabila diperingatkan, mereka tetap tidak mahu menerima peringatan itu.
- 14 وَإِذَا رَأَوۡا۟ ءَایَةࣰ یَسۡتَسۡخِرُونَ
wa iza raa Ayat yastaskhirun
Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda (yang membuktikan kekuasaan Kami dan kebenaranmu), mereka mencari-cari jalan memperolok-olokkannya, -
- 15 وَقَالُوۤا۟ إِنۡ هَـٰذَاۤ إِلَّا سِحۡرࣱ مُّبِینٌ
illa seh-r mubin
Serta mereka berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
- 16 أَءِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابࣰا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبۡعُوثُونَ
a-iza Metna wa kunna turaban Waizama A inna lembe'uthun
"Adakah sesudah kita mati serta menjadi tanah dan tulang, adakah kita akan dibangkitkan hidup semula?
- 17 أَوَءَابَاۤؤُنَا ٱلۡأَوَّلُونَ
Awaabaauna Al-awwalun
"Dan adakah juga datuk nenek kita yang telah lalu (akan dibangkitkan hidup semula)?"
- 18 قُلۡ نَعَمۡ وَأَنتُمۡ دَ ٰخِرُونَ
kul naam wa-antum da kepercayaan Kherun
Jawablah (wahai Muhammad): "Ya, benar !(Kamu semua akan dibangkitkan) dengan keadaan hina-dina ".
- 19 فَإِنَّمَا هِیَ زَجۡرَةࣱ وَ ٰحِدَةࣱ فَإِذَا هُمۡ یَنظُرُونَ
Fa'innama heya zajrah dan kepercayaan heda feidza hum yanzurūn
(Kebangkitan ini mudah) kerana sesungguhnya ia boleh berlaku hanyalah dengan suara sahaja, maka dengan serta mereka semuanya (bangkit) melihat (apa yang akan jadi).
- 20 وَقَالُوا۟ یَـٰوَیۡلَنَا هَـٰذَا یَوۡمُ ٱلدِّینِ
wa qaalu haza yaum ad-Din
Dan (pada saat itu) mereka berkata:" Wahai celakanya kami, ini ialah hari balasan!"
- 21 هَـٰذَا یَوۡمُ ٱلۡفَصۡلِ ٱلَّذِی كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ
haza yaum Al-Fasli allazi kuntum behi tukazzibun
(Lalu malaikat berkata kepada mereka): " Ini ialah hari memutuskan hukum untuk memberi balasan yang dahulu kamu mendustakannya ".
- 22 ۞ ٱحۡشُرُوا۟ ٱلَّذِینَ ظَلَمُوا۟ وَأَزۡوَ ٰجَهُمۡ وَمَا كَانُوا۟ یَعۡبُدُونَ
ahsyuru Allażīna zalamu Wazua kepercayaan Jahum wama kanu ya'bduun
(Allah berfirman kepada malaikat):" Himpunkanlah orang-orang yang zalim itu, dan orang-orang yang berkeadaan seperti mereka, serta benda-benda yang mereka sembah -
- 23 مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهۡدُوهُمۡ إِلَىٰ صِرَ ٰطِ ٱلۡجَحِیمِ
min dune Allah fahduhum ila sira kepercayaan te Al-jahim
"Yang lain dari Allah serta hadapkanlah mereka ke jalan yang membawa ke neraka.
- 24 وَقِفُوهُمۡۖ إِنَّهُم مَّسۡـُٔولُونَ
Wakifuhum masulun
"Dan hentikanlah mereka (menunggu), kerana sesungguhnya mereka akan disoal:
- 25 مَا لَكُمۡ لَا تَنَاصَرُونَ
ma lakum tenasaruna
"Mengapa kamu tidak bertolong-tolongan (sebagaimana yang kamu dakwakan dahulu?"
- 26 بَلۡ هُمُ ٱلۡیَوۡمَ مُسۡتَسۡلِمُونَ
hum Al-yaum mustaslimuna
(Mereka pada ketika itu tidak dapat berbuat apa-apa) bahkan mereka pada hari itu menyerah diri dengan hina (untuk diadili);
- 27 وَأَقۡبَلَ بَعۡضُهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضࣲ یَتَسَاۤءَلُونَ
mendekati ba'sum Ala bas yatasā'ulūna
Dan masing-masing pun mengadap satu sama lain, sambil kata mengata dan cela mencela.
- 28 قَالُوۤا۟ إِنَّكُمۡ كُنتُمۡ تَأۡتُونَنَا عَنِ ٱلۡیَمِینِ
Qaalu ta'tunana ane Al-Yamin
Pengikut-pengikut berkata (kepada ketuanya):" Sesungguhnya kamu dahulu selalu datang menyekat kami (daripada beriman) dengan menggunakan kuasa kamu".
- 29 قَالُوا۟ بَل لَّمۡ تَكُونُوا۟ مُؤۡمِنِینَ
bal Lam te kounua mukminina
Ketua-ketuanya menjawab: " (Tidak!) Bahkan kamulah sendiri tidak mahu menjadi orang-orang yang beriman!
- 30 وَمَا كَانَ لَنَا عَلَیۡكُم مِّن سُلۡطَـٰنِۭۖ بَلۡ كُنتُمۡ قَوۡمࣰا طَـٰغِینَ
wama kana lana min Sultan kaumen Tagina
"Dan kami (selain daripada mengajak kamu (tidak mempunyai sebarang kuasa memerintah kamu, bahkan kamu sememangnya kaum yang melampaui batas.
- 31 فَحَقَّ عَلَیۡنَا قَوۡلُ رَبِّنَاۤۖ إِنَّا لَذَاۤىِٕقُونَ
fahak alaina kaulu Lazhaikun
(Dengan keadaan diri kita yang sedemikian) maka tetaplah di atas kita janji seksa (yang dijanjikan) oleh Tuhan kita, bahawa kita semua tentu akan merasai (azab itu).
- 32 فَأَغۡوَیۡنَـٰكُمۡ إِنَّا كُنَّا غَـٰوِینَ
Fa'agwainakum kuna Gavina
"(Dengan sebab ketentuan yang tersebut) maka kami pun mengajak kamu menjadi sesat, kerana sebenarnya kami adalah orang-orang sesat"
- 33 فَإِنَّهُمۡ یَوۡمَىِٕذࣲ فِی ٱلۡعَذَابِ مُشۡتَرِكُونَ
Fa-in-nahum yauma'izin fei Al-azabi musytarikuna
Maka sesungguhnya mereka semua pada hari itu, menderita azab bersama.
- 34 إِنَّا كَذَ ٰلِكَ نَفۡعَلُ بِٱلۡمُجۡرِمِینَ
kaza kepercayaan leka naf'alu Bil-mujrimin
Sesungguhnya demikianlah Kami melakukan kepada orang-orang yang berdosa.
- 35 إِنَّهُمۡ كَانُوۤا۟ إِذَا قِیلَ لَهُمۡ لَاۤ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ یَسۡتَكۡبِرُونَ
Innahum iza Kila lahum La Ilah illa Allah yastakbirun
Sebenarnya mereka dahulu apabila dikatakan kepadanya;" (ketahuilah, bahawa) tiada Tuhan yang sebenar-benarnya melainkan Allah" - mereka bersikap takbur mengingkarinya, -
- 36 وَیَقُولُونَ أَىِٕنَّا لَتَارِكُوۤا۟ ءَالِهَتِنَا لِشَاعِرࣲ مَّجۡنُونِۭ
Wayaqulun A inna Latariku alihatina Lesyair majnun
Serta mereka berkata: " Patutkah kami mesti meninggalkan tuhan-tuhan yang kami sembah, kerana mendengar ajakan seorang penyair gila?"
- 37 بَلۡ جَاۤءَ بِٱلۡحَقِّ وَصَدَّقَ ٱلۡمُرۡسَلِینَ
jaa bilhaqqi wa saddaqa Al-mursaliin
(Tidak! Nabi Muhammad bukan penyair dan bukan pula seorang gila) bahkan ia telah membawa kebenaran (tauhid), dan mengesahkan kebenaran (tauhid) yang dibawa oleh Rasul-rasul (yang terdahulu daripadanya).
- 38 إِنَّكُمۡ لَذَاۤىِٕقُوا۟ ٱلۡعَذَابِ ٱلۡأَلِیمِ
Lazhaiku Al-azabi Al-ʾalīmi
Sesungguhnya kamu (wahai orang-orang musyrik) akan merasai azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
- 39 وَمَا تُجۡزَوۡنَ إِلَّا مَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ
wama tuj-owan illa ma ta'malun
Dan kamu tidak dibalas melainkan (dengan balasan yang sepadan) dengan apa yang kamu telah kerjakan;
- 40 إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِینَ
illa ibada Allah Al-mukhlisin
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik,
- 41 أُو۟لَـٰۤىِٕكَ لَهُمۡ رِزۡقࣱ مَّعۡلُومࣱ
ulaika lahum rizk
Mereka itu beroleh limpah kurnia yang termaklum,
- 42 فَوَ ٰكِهُ وَهُم مُّكۡرَمُونَ
fawa kepercayaan kehu mukramun
Iaitu buah-buahan (yang lazat), serta mereka mendapat penghormatan,
- 43 فِی جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِیمِ
fei Jannah An-Na'im
Di dalam syurga-syurga yang penuh melimpah dengan berjenis-jenis nikmat.
- 44 عَلَىٰ سُرُرࣲ مُّتَقَـٰبِلِینَ
Ala mutaqabilina
Mereka duduk berhadap-hadapan di atas pelamin-pelamin kebesaran;
- 45 یُطَافُ عَلَیۡهِم بِكَأۡسࣲ مِّن مَّعِینِۭ
yutafu bekas min Ma'ini
Diedarkan kepada mereka piala yang berisi arak (yang diambil) dari sungainya yang mengalir,
- 46 بَیۡضَاۤءَ لَذَّةࣲ لِّلشَّـٰرِبِینَ
baidha lazzat Lil-syaribin
Minuman itu putih bersih, lagi lazat rasanya, bagi orang-orang yang meminumnya,
- 47 لَا فِیهَا غَوۡلࣱ وَلَا هُمۡ عَنۡهَا یُنزَفُونَ
fiha ghaul hum anha yunzafuon
Ia tidak mengandungi sesuatu yang membahayakan, dan tidak pula mereka mabuk kerana menikmatinya.
- 48 وَعِندَهُمۡ قَـٰصِرَ ٰتُ ٱلطَّرۡفِ عِینࣱ
wa indahum kasir kepercayaan t Al-Tarfi ain
Sedang di sisi mereka ada pula bidadari-bidadari yang tidak menumpukan pandangannya melainkan kepada mereka, lagi yang amat indah luas matanya;
- 49 كَأَنَّهُنَّ بَیۡضࣱ مَّكۡنُونࣱ
ka'annahunna baiz
(Putih kekuning-kuningan) seolah-olah mereka telur (burung kasuari) yang tersimpan dengan sebaik-baiknya.
- 50 فَأَقۡبَلَ بَعۡضُهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضࣲ یَتَسَاۤءَلُونَ
faqbala ba'sum Ala bas yatasā'ulūna
(Tinggalah penduduk Syurga itu menikmati kesenangan), lalu setengahnya mengadap yang lain, sambil berbincang dan bertanya-tanyaan.
- 51 قَالَ قَاۤىِٕلࣱ مِّنۡهُمۡ إِنِّی كَانَ لِی قَرِینࣱ
kala Kail minhum Inni kana Lei Karin
Seorang di antaranya berkata: " Sesungguhnya aku (di dunia) dahulu, ada seorang rakan (yang menempelak daku).
- 52 یَقُولُ أَءِنَّكَ لَمِنَ ٱلۡمُصَدِّقِینَ
yakulu a innak Lameno Al-Musaddiqīn
"katanya: Adakah engkau juga salah seorang dari golongan yang mengakui benarnya (kebangkitan orang-orang mati pada hari akhirat)?
- 53 أَءِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابࣰا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَدِینُونَ
a-iza Metna wa kunna turaban Waizama A inna Lamedinun
"Adakah sesudah kita mati dan menjadi tanah dan tulang, adakah kita akan (dihidupkan semula serta) dibalas apa yang telah kita lakukan? " '
- 54 قَالَ هَلۡ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ
kala hel muttali'una
(Setelah menceritakan perihal rakannya itu) ia berkata lagi: " Adakah kamu hendak melihat (keadaan rakanku yang ingkar itu)?"
- 55 فَٱطَّلَعَ فَرَءَاهُ فِی سَوَاۤءِ ٱلۡجَحِیمِ
fatalla'a faraahu fei sawa Al-jahim
Maka ia pun memandang (ke arah neraka), lalu dilihatnya rakannya itu berada ditengah-tengah neraka yang menjulang-julang.
- 56 قَالَ تَٱللَّهِ إِن كِدتَّ لَتُرۡدِینِ
kala Tallah in kedta leturdini
Ia pun (menempelaknya dengan) berkata:" Demi Allah! Nyaris-nyaris engkau menceburkan daku dalam kebinasaan.
- 57 وَلَوۡلَا نِعۡمَةُ رَبِّی لَكُنتُ مِنَ ٱلۡمُحۡضَرِینَ
Nikmat lakuntu mina Al-muhadharin
"Dan kalaulah tidak disebabkan nikmat pemberian Tuhanku (dengan hidayah petunjuk), nescaya akan menjadilah daku dari orang-orang yang dibawa hadir (untuk menerima balasan azab) ".
- 58 أَفَمَا نَحۡنُ بِمَیِّتِینَ
afama nahnu Bimayyitina
(Kemudian ia berkata kepada rakan-rakanya yang sedang menikmati kesenangan di Syurga bersama): " Bukankah kita (setelah mendapat nikmat-nikmat ini) tidak akan mati lagi, -
- 59 إِلَّا مَوۡتَتَنَا ٱلۡأُولَىٰ وَمَا نَحۡنُ بِمُعَذَّبِینَ
illa mawtatena Al-ula wama nahnu bimu'azzabina
"Selain dari kematian kita yang dahulu, dan kita juga tidak akan terkena seksa?"
- 60 إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِیمُ
Inna haza lahuwa Al-fauzu Al-Azim
Sesungguhnya (nikmat-nikmat kesenangan Syurga) yang demikian, ialah sebenar-benar pendapatan dan kemenangan yang besar.
- 61 لِمِثۡلِ هَـٰذَا فَلۡیَعۡمَلِ ٱلۡعَـٰمِلُونَ
lemetsil haza falyamal Al-amiluna
Untuk memperoleh (kejayaan) yang seperti inilah hendaknya orang-orang yang beramal melakukan amal usahanya dengan bersungguh-sungguh (di dunia).
- 62 أَذَ ٰلِكَ خَیۡرࣱ نُّزُلًا أَمۡ شَجَرَةُ ٱلزَّقُّومِ
adza kepercayaan leka khair nuzulan am syajarah Az-Zaqqum
Manakah yang lebih baik, limpah kurniaan yang termaklum itu atau pokok zaqqum?
- 63 إِنَّا جَعَلۡنَـٰهَا فِتۡنَةࣰ لِّلظَّـٰلِمِینَ
Ja'alnaha fitnah Lil-az-zalimin
Sesungguhnya Kami jadikan pokok zaqqum itu satu ujian bagi orang-orang yang zalim (di dunia dan azab seksa bagi mereka di akhirat).
- 64 إِنَّهَا شَجَرَةࣱ تَخۡرُجُ فِیۤ أَصۡلِ ٱلۡجَحِیمِ
Innaha syajarah takh-ruj Asli Al-jahim
Sebenarnya ia sebatang pohon yang tumbuh di dasar neraka yang marak menjulang;
- 65 طَلۡعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّیَـٰطِینِ
taluha ka'anna-hu ruus Asy-syayatin
Buahnya seolah-olah kepala Syaitan-syaitan;
- 66 فَإِنَّهُمۡ لَـَٔاكِلُونَ مِنۡهَا فَمَالِـُٔونَ مِنۡهَا ٱلۡبُطُونَ
Fa-in-nahum leakiluna minha Famaliun minha al-butun
Maka sudah tentu mereka akan makan dari buahnya (sekalipun pahit dan busuk), sehingga mereka memenuhi perut darinya.
- 67 ثُمَّ إِنَّ لَهُمۡ عَلَیۡهَا لَشَوۡبࣰا مِّنۡ حَمِیمࣲ
summa Inna lahum alaiha Lasyuban
Kemudian, sesungguhnya mereka akan beroleh lagi - selain itu- satu minuman campuran dari air panas yang menggelegak.
- 68 ثُمَّ إِنَّ مَرۡجِعَهُمۡ لَإِلَى ٱلۡجَحِیمِ
summa Inna merjiehum lalaj Al-jahim
Setelah (mereka dibawa minum) maka tempat kembali mereka tetaplah ke dalam neraka yang menjulang-julang.
- 69 إِنَّهُمۡ أَلۡفَوۡا۟ ءَابَاۤءَهُمۡ ضَاۤلِّینَ
Innahum Al-fau abaaahum zalim
Sebenarnya mereka telah mendapati datuk nenek mereka berada dalam kesesatan;
- 70 فَهُمۡ عَلَىٰۤ ءَاثَـٰرِهِمۡ یُهۡرَعُونَ
yehraun
Lalu mereka terburu-buru menurut jejak langkah datuk neneknya.
- 71 وَلَقَدۡ ضَلَّ قَبۡلَهُمۡ أَكۡثَرُ ٱلۡأَوَّلِینَ
Wa-lakd dalla kablehum aksar Al-awwalin
Dan demi sesungguhnya, telah sesat juga - sebelum kaummu (wahai Muhammad) - kebanyakan kaum-kaum yang telah lalu.
- 72 وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا فِیهِم مُّنذِرِینَ
Wa-lakd munzirin
Pada hal, demi sesungguhnya, Kami telahpun mengutus dalam kalangan kaum-kaum itu, Rasul-rasul pemberi amaran.
- 73 فَٱنظُرۡ كَیۡفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلۡمُنذَرِینَ
fanzur kaifa kana akibah Al-munzirina
Maka lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang (yang mendustakan Rasul-rasul Kami) setelah diberi amaran, -
- 74 إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِینَ
illa ibada Allah Al-mukhlisin
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik (maka mereka akan terselamat dan mendapat sebaik-baik balasan).
- 75 وَلَقَدۡ نَادَىٰنَا نُوحࣱ فَلَنِعۡمَ ٱلۡمُجِیبُونَ
Wa-lakd nadianá Nuh Falani'ma Al-mujibun
Dan demi sesungguhnya, Nabi Nuh telah berdoa merayu kepada Kami (memohon pertolongan), maka Kami adalah sebaik-baik yang kabulkan doa permohonan.
- 76 وَنَجَّیۡنَـٰهُ وَأَهۡلَهُۥ مِنَ ٱلۡكَرۡبِ ٱلۡعَظِیمِ
Wanajjaināhu wa ahlah-hu mina Al-karbi Al-Azim
Dan Kami telah selamatkan dia bersama-sama dengan keluarga dan pengikut-pengikutnya, dari kesusahan yang besar.
- 77 وَجَعَلۡنَا ذُرِّیَّتَهُۥ هُمُ ٱلۡبَاقِینَ
Waja'alna Zuriyyatahu hum Al-Baqin
Dan Kami jadikan zuriat keturunannya sahaja orang-orang yang tinggal hidup (setelah Kami binasakan kaumnya yang ingkar).
- 78 وَتَرَكۡنَا عَلَیۡهِ فِی ٱلۡـَٔاخِرِینَ
wa-tarakna alaihi fei Al-ākhirīna
Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
- 79 سَلَـٰمٌ عَلَىٰ نُوحࣲ فِی ٱلۡعَـٰلَمِینَ
salam Ala fei Al-alamina
"Salam sejahtera kepada Nabi Nuh dalam kalangan penduduk seluruh alam ! "
- 80 إِنَّا كَذَ ٰلِكَ نَجۡزِی ٱلۡمُحۡسِنِینَ
kaza kepercayaan leka najzi Al-muhsinin
Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik.
- 81 إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِینَ
Innahu ibadina Al-mu'minin
Sesungguhnya Nabi Nuh itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
- 82 ثُمَّ أَغۡرَقۡنَا ٱلۡـَٔاخَرِینَ
summa Aghrakna Al-ākhirīna
Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain (yang mendustakannya).
- 83 ۞ وَإِنَّ مِن شِیعَتِهِۦ لَإِبۡرَ ٰهِیمَ
wa inna min Syiah Libra kepercayaan heima
Dan sesungguhnya di antara orang-orang yang menegakkan (ajaran yang dibawa oleh) Nabi Nuh ialah Nabi Ibrahim.
- 84 إِذۡ جَاۤءَ رَبَّهُۥ بِقَلۡبࣲ سَلِیمٍ
iz jaa Rabbahu bekalb Salim
Ketika ia mematuhi perintah tuhannya dengan hati yang suci murni.
- 85 إِذۡ قَالَ لِأَبِیهِ وَقَوۡمِهِۦ مَاذَا تَعۡبُدُونَ
iz kala leabihih ta'budun
Ketika ia berkata kepada bapanya dan kaumnya: " Apa yang kamu sembah?
- 86 أَىِٕفۡكًا ءَالِهَةࣰ دُونَ ٱللَّهِ تُرِیدُونَ
Ayifkan aleha dunan Allah tureidoun
"Patutkah kamu menyembah tuhan-tuhan yang lain dari Allah, kerana kamu memutar belitkan kebenaran semata-mata (bukan kerana benarnya)?
- 87 فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِینَ
fama zannukum berabbi Al-alamina
"Maka bagaimana fikiran kamu pula terhadap Allah Tuhan sekalian alam?"
- 88 فَنَظَرَ نَظۡرَةࣰ فِی ٱلنُّجُومِ
fanazara nazrat fei An-nujum
Kemudian ia memandang dengan satu renungan kepada bintang-bintang (yang bertaburan di langit),
- 89 فَقَالَ إِنِّی سَقِیمࣱ
fakala Inni Sakim
Lalu berkata: "Sesungguhnya aku merasa sakit (tak dapat turut berhari raya sama)".
- 90 فَتَوَلَّوۡا۟ عَنۡهُ مُدۡبِرِینَ
fatawallaw anhu mudbirina
Setelah (mendengar kata-katanya) itu, mereka berpaling meninggalkan dia.
- 91 فَرَاغَ إِلَىٰۤ ءَالِهَتِهِمۡ فَقَالَ أَلَا تَأۡكُلُونَ
faraga alihatihim fakala ta'kulon
Lalu ia pergi kepada berhala-berhala mereka secara bersembunyi, serta ia bertanya (kepada berhala-berhala itu, secara mengejek-ejek): "Mengapa kamu tidak makan?
- 92 مَا لَكُمۡ لَا تَنطِقُونَ
ma lakum tantikun
"Mengapa kamu tidak menjawab?"
- 93 فَرَاغَ عَلَیۡهِمۡ ضَرۡبَۢا بِٱلۡیَمِینِ
faraga alaihim darban Bil-yamin
Lalu ia memukul berhala-berhala itu dengan tangan kanannya (sehingga pecah berketul-ketul).
- 94 فَأَقۡبَلُوۤا۟ إِلَیۡهِ یَزِفُّونَ
faqbalu ilaihi yazefuna
(Setelah kaumnya mengetahui hal itu) maka datanglah mereka beramai-ramai kepadanya.
- 95 قَالَ أَتَعۡبُدُونَ مَا تَنۡحِتُونَ
kala a ta'budun ma Tenhituna
(Bagi menjawab bantahan mereka), ia berkata: "Patutkah kamu menyembah benda-benda yang kamu pahat?
- 96 وَٱللَّهُ خَلَقَكُمۡ وَمَا تَعۡمَلُونَ
Wallahu Khalaqakum wama ta'malun
"Padahal Allah yang mencipta kamu dan benda-benda yang kamu buat itu!"
- 97 قَالُوا۟ ٱبۡنُوا۟ لَهُۥ بُنۡیَـٰنࣰا فَأَلۡقُوهُ فِی ٱلۡجَحِیمِ
ibnu bunyan falkuhu fei Al-jahim
(Setelah tak dapat berhujah lagi, ketua-ketua) mereka berkata: "Binalah untuk Ibrahim sebuah tempat (untuk membakarnya), kemudian campakkan dia ke dalam api yang menjulang-julang itu".
- 98 فَأَرَادُوا۟ بِهِۦ كَیۡدࣰا فَجَعَلۡنَـٰهُمُ ٱلۡأَسۡفَلِینَ
fa-araduu behi kayda Fa-ja-lna-hum Al-asfalina
Maka mereka (dengan perbuatan membakar Nabi Ibrahim itu) hendak melakukan angkara yang menyakitinya, lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang terkebawah (yang tidak berjaya maksudnya).
- 99 وَقَالَ إِنِّی ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّی سَیَهۡدِینِ
waqala Inni zahibun ila Sayyadin
Dan Nabi Ibrahim pula berkata: "Aku hendak (meninggalkan kamu) pergi kepada Tuhanku, Ia akan memimpinku (ke jalan yang benar).
- 100 رَبِّ هَبۡ لِی مِنَ ٱلصَّـٰلِحِینَ
Rabbi hab Lei mina As-solihin
" Wahai Tuhanku! Kurniakanlah kepadaku anak yang terhitung dari orang-orang yang soleh!"
- 101 فَبَشَّرۡنَـٰهُ بِغُلَـٰمٍ حَلِیمࣲ
Fabasyarnahu Begulam halim
Lalu Kami berikan kepadanya berita yang mengembirakan, bahawa ia akan beroleh seorang anak yang penyabar.
- 102 فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعۡیَ قَالَ یَـٰبُنَیَّ إِنِّیۤ أَرَىٰ فِی ٱلۡمَنَامِ أَنِّیۤ أَذۡبَحُكَ فَٱنظُرۡ مَاذَا تَرَىٰۚ قَالَ یَـٰۤأَبَتِ ٱفۡعَلۡ مَا تُؤۡمَرُۖ سَتَجِدُنِیۤ إِن شَاۤءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّـٰبِرِینَ
falamā balaga As-sa'ya kala Ya bunayya Ara fei Al-manami azbahuk fanzur kala Ya Abati afal ma tumar satajiduni in syaa Allah mina As-sabirin
Maka ketika anaknya itu sampai (ke peringkat umur yang membolehkan dia) berusaha bersama-sama dengannya, Nabi Ibrahim berkata: "Wahai anak kesayanganku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahawa aku akan menyembelihmu; maka fikirkanlah apa pendapatmu?". Anaknya menjawab: "Wahai ayah, jalankanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah, ayah akan mendapati daku dari orang-orang yang sabar".
- 103 فَلَمَّاۤ أَسۡلَمَا وَتَلَّهُۥ لِلۡجَبِینِ
aslama Watal luhu lil-jebi-ni
Setelah keduanya berserah bulat-bulat (menjunjung perintah Allah itu), dan Nabi Ibrahim merebahkan anaknya dengan meletakkan iringan mukanya di atas tompok tanah, (Kami sifatkan Ibrahim - dengan kesungguhan azamnya itu telah menjalankan perintah Kami),
- 104 وَنَـٰدَیۡنَـٰهُ أَن یَـٰۤإِبۡرَ ٰهِیمُ
Wanadainahu an Yā Ibrā kepercayaan heymu
Serta Kami menyerunya: "Wahai Ibrahim!
- 105 قَدۡ صَدَّقۡتَ ٱلرُّءۡیَاۤۚ إِنَّا كَذَ ٰلِكَ نَجۡزِی ٱلۡمُحۡسِنِینَ
Kad sadaqta kaza kepercayaan leka najzi Al-muhsinin
"Engkau telah menyempurnakan maksud mimpi yang engkau lihat itu". Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
- 106 إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلۡبَلَـٰۤؤُا۟ ٱلۡمُبِینُ
Inna haza lahuwa Al-balaa Al-Mubinu
Sesungguhnya perintah ini adalah satu ujian yang nyata;
- 107 وَفَدَیۡنَـٰهُ بِذِبۡحٍ عَظِیمࣲ
vafadajnāhu bizbhin azim
Dan Kami tebus anaknya itu dengan seekor binatang sembelihan yang besar;
- 108 وَتَرَكۡنَا عَلَیۡهِ فِی ٱلۡـَٔاخِرِینَ
wa-tarakna alaihi fei Al-ākhirīna
Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
- 109 سَلَـٰمٌ عَلَىٰۤ إِبۡرَ ٰهِیمَ
salam Ibra kepercayaan heima
"Salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim!".
- 110 كَذَ ٰلِكَ نَجۡزِی ٱلۡمُحۡسِنِینَ
kaza kepercayaan leka najzi Al-muhsinin
Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
- 111 إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِینَ
Innahu ibadina Al-mu'minin
Sesungguhnya Nabi Ibrahim itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
- 112 وَبَشَّرۡنَـٰهُ بِإِسۡحَـٰقَ نَبِیࣰّا مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِینَ
Wabasyarnahu Ishaq Nabiyyan min As-solihin
Dan Kami pula berikan kepadanya berita yang mengembirakan, bahawa ia akan beroleh (seorang anak): Ishak, yang akan menjadi Nabi, yang terhitung dari orang-orang yang soleh.
- 113 وَبَـٰرَكۡنَا عَلَیۡهِ وَعَلَىٰۤ إِسۡحَـٰقَۚ وَمِن ذُرِّیَّتِهِمَا مُحۡسِنࣱ وَظَالِمࣱ لِّنَفۡسِهِۦ مُبِینࣱ
Wabarakena alaihi Ishaq vamin Zurriyyatihima muhsin Wazalim Linnafsihi
Dan Kami limpahi berkat kepadanya dan kepada (anaknya): Ishak; dan di antara zuriat keturunan keduanya ada yang mengerjakan kebaikan, dan ada pula yang berlaku zalim dengan nyata, terhadap dirinya sendiri.
- 114 وَلَقَدۡ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ
Wa-lakd menenna Ala Waharon
Dan demi sesungguhnya! kami telah melimpahkan nikmat pemberian kepada Nabi Musa dan Nabi Harun.
- 115 وَنَجَّیۡنَـٰهُمَا وَقَوۡمَهُمَا مِنَ ٱلۡكَرۡبِ ٱلۡعَظِیمِ
wanajjainahuma Wa kawhumaa mina Al-karbi Al-Azim
Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari kesusahan yang besar;
- 116 وَنَصَرۡنَـٰهُمۡ فَكَانُوا۟ هُمُ ٱلۡغَـٰلِبِینَ
Wa nasarnahum fakaanuu hum Al-Ghalibin
Dan Kami menolong mereka sehingga menjadilah mereka orang-orang yang berjaya mengalahkan (lawannya);
- 117 وَءَاتَیۡنَـٰهُمَا ٱلۡكِتَـٰبَ ٱلۡمُسۡتَبِینَ
Wa aatainaa humaa Al Kitab Al-mustabina
Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab Suci yang amat jelas keterangannya;
- 118 وَهَدَیۡنَـٰهُمَا ٱلصِّرَ ٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِیمَ
wahadaināhumā As-Sira kepercayaan ta Al mustaqim
Dan Kami berikan hidayah petunjuk kepada keduanya ke jalan yang lurus.
- 119 وَتَرَكۡنَا عَلَیۡهِمَا فِی ٱلۡـَٔاخِرِینَ
wa-tarakna alaihimā fei Al-ākhirīna
Dan Kami kekalkan bagi keduanya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
- 120 سَلَـٰمٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ
salam Ala Waharon
"Salam sejahtera kepada Nabi Musa dan Nabi Harun!"
- 121 إِنَّا كَذَ ٰلِكَ نَجۡزِی ٱلۡمُحۡسِنِینَ
kaza kepercayaan leka najzi Al-muhsinin
Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
- 122 إِنَّهُمَا مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِینَ
Innahuma ibadina Al-mu'minin
Sesungguhnya mereka berdua adalah dari hamba-hamba Kami yang beriman.
- 123 وَإِنَّ إِلۡیَاسَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِینَ
wa inna Ilyas Lameno Al-mursaliin
Dan sesungguhnya Nabi Ilyas adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
- 124 إِذۡ قَالَ لِقَوۡمِهِۦۤ أَلَا تَتَّقُونَ
iz kala tattakoun
(Ingatkanlah peristiwa) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Hendaklah kamu mematuhi suruhan Allah dan menjauhi laranganNya.
- 125 أَتَدۡعُونَ بَعۡلࣰا وَتَذَرُونَ أَحۡسَنَ ٱلۡخَـٰلِقِینَ
ated'unon ba'l watazarun Ahsan Al-Khaliqin
"Patutkah kamu menyembah berhala Ba'la, dan kamu meninggalkan (ibadat kepada) sebijak-bijak pencipta?
- 126 ٱللَّهَ رَبَّكُمۡ وَرَبَّ ءَابَاۤىِٕكُمُ ٱلۡأَوَّلِینَ
Allah Rabbukum Warabba Aabaikum Al-awwalin
"Iaitu Allah Tuhan kamu, dan Tuhan datuk nenek kamu yang telah lalu!"
- 127 فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمۡ لَمُحۡضَرُونَ
fakazzabuhu Fa-in-nahum lamuhdurun
Maka mereka mendustakannya; akibatnya mereka tetap akan dibawa hadir (untuk diseksa),
- 128 إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِینَ
illa ibada Allah Al-mukhlisin
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik (maka mereka akan terselamat, dan mendapat sebaik-baik balasan).
- 129 وَتَرَكۡنَا عَلَیۡهِ فِی ٱلۡـَٔاخِرِینَ
wa-tarakna alaihi fei Al-ākhirīna
Dan Kami kekalkan bagi Nabi Ilyas (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
- 130 سَلَـٰمٌ عَلَىٰۤ إِلۡ یَاسِینَ
salam Il Yasin
"Salam sejahtera kepada Nabi Ilyas!"
- 131 إِنَّا كَذَ ٰلِكَ نَجۡزِی ٱلۡمُحۡسِنِینَ
kaza kepercayaan leka najzi Al-muhsinin
Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
- 132 إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِینَ
Innahu ibadina Al-mu'minin
Sesungguhnya Nabi Ilyas itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
- 133 وَإِنَّ لُوطࣰا لَّمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِینَ
wa inna Lut lemina Al-mursaliin
Dan sesungguhnya Nabi Lut adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
- 134 إِذۡ نَجَّیۡنَـٰهُ وَأَهۡلَهُۥۤ أَجۡمَعِینَ
iz Najjaināhu ajmain
(ingatkanlah peristiwa) ketika kami selamatkan dia dan keluarga serta pengikut-pengikutnya semuanya,
- 135 إِلَّا عَجُوزࣰا فِی ٱلۡغَـٰبِرِینَ
illa ajuzan fei Al-ghabirin
Kecuali seorang perempuan tua tertinggal dalam golongan yang dibinasakan.
- 136 ثُمَّ دَمَّرۡنَا ٱلۡـَٔاخَرِینَ
summa damarna Al-ākhirīna
Kemudian Kami hancurkan yang lain (dari pengikut-pengikut Nabi Lut).
- 137 وَإِنَّكُمۡ لَتَمُرُّونَ عَلَیۡهِم مُّصۡبِحِینَ
wa-innakum Letamurruna musbihiin
Dan sesungguhnya kamu (yang menentang Nabi Muhammad): berulang-alik (melalui bekas-bekas tempat tinggal) mereka, semasa kamu berada pada waktu pagi.
- 138 وَبِٱلَّیۡلِۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ
Wabellail a-fa-laa ta'qiluna
Dan juga pada waktu malam; maka mengapa kamu tidak mahu memikirkannya?.
- 139 وَإِنَّ یُونُسَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِینَ
wa inna Yunus Lameno Al-mursaliin
Dan sesungguhnya Nabi Yunus adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
- 140 إِذۡ أَبَقَ إِلَى ٱلۡفُلۡكِ ٱلۡمَشۡحُونِ
iz abaka ila Al-fulk Al-Masyhun
(Ingatkanlah peristiwa) ketika ia melarikan diri ke kapal yang penuh sarat.
- 141 فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ ٱلۡمُدۡحَضِینَ
fasaama fakana mina Al-mudhafina
(Dengan satu keadaan yang memaksa) maka dia pun turut mengundi, lalu menjadilah ia dari orang-orang yang kalah yang digelunsurkan (ke laut).
- 142 فَٱلۡتَقَمَهُ ٱلۡحُوتُ وَهُوَ مُلِیمࣱ
Fal-tak-mah Al-hut Wahuwa Muleim
Setelah itu ia ditelan oleh ikan besar, sedang ia berhak ditempelak.
- 143 فَلَوۡلَاۤ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلۡمُسَبِّحِینَ
kana mina Al-musabbihin
Maka kalaulah ia bukan dari orang-orang yang sentiasa mengingati Allah (dengan zikir dan tasbih),
- 144 لَلَبِثَ فِی بَطۡنِهِۦۤ إِلَىٰ یَوۡمِ یُبۡعَثُونَ
lalabitha fei batnihi ila yaum yuba'thun
Tentulah ia akan tinggal di dalam perut ikan itu hingga ke hari manusia dibangkitkan keluar dari kubur.
- 145 ۞ فَنَبَذۡنَـٰهُ بِٱلۡعَرَاۤءِ وَهُوَ سَقِیمࣱ
fanabizhnah Bil'ara Wahuwa Sakim
Oleh itu Kami campakkan dia keluar (dari perut ikan) ke tanah yang tandus (di tepi pantai), sedang ia berkeadaan sakit.
- 146 وَأَنۢبَتۡنَا عَلَیۡهِ شَجَرَةࣰ مِّن یَقۡطِینࣲ
wa-anbatna alaihi min Yaktin
Dan Kami tumbuhkan (untuk melindunginya) sebatang pokok yang berdaun lebar.
- 147 وَأَرۡسَلۡنَـٰهُ إِلَىٰ مِا۟ئَةِ أَلۡفٍ أَوۡ یَزِیدُونَ
wa arsalnāhu ila Meyate Alf au yazidun
Dan (Nabi Yunus yang tersebut kisahnya itu) Kami utuskan kepada (kaumnya yang seramai) seratus ribu atau lebih.
- 148 فَـَٔامَنُوا۟ فَمَتَّعۡنَـٰهُمۡ إِلَىٰ حِینࣲ
fa-amanua fametnaahum ila
(Setelah berlaku apa yang berlaku) maka mereka pun beriman, lalu Kami biarkan mereka menikmati kesenangan hidup hingga ke suatu masa (yang ditetapkan bagi masing-masing).
- 149 فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ أَلِرَبِّكَ ٱلۡبَنَاتُ وَلَهُمُ ٱلۡبَنُونَ
Fastaftihim Al-rab-bika al-banatu walâhum al-ba-nuun
(Oleh sebab ada di antara kaum musyrik Arab yang mendakwa bahawa malaikat itu anak-anak perempuan Allah) maka bertanyalah (wahai Muhammad) kepada mereka itu: Adilkah mereka membahagi untuk Tuhanmu anak-anak perempuan, dan untuk mereka anak-anak lelaki?
- 150 أَمۡ خَلَقۡنَا ٱلۡمَلَـٰۤىِٕكَةَ إِنَـٰثࣰا وَهُمۡ شَـٰهِدُونَ
am khalakna Al-Malaikah inas Wahum syahiduna
Atau adakah mereka hadir sendiri menyaksikan Kami mencipta malaikat-malaikat itu - perempuan?
- 151 أَلَاۤ إِنَّهُم مِّنۡ إِفۡكِهِمۡ لَیَقُولُونَ
ala ifkihim laikulaun
Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya, dengan sebab terpesongnya dari kebenaran, mereka berkata:
- 152 وَلَدَ ٱللَّهُ وَإِنَّهُمۡ لَكَـٰذِبُونَ
walad Allah Wa innahum Lakazhibun
"Allah beranak"; sedang mereka, sesungguhnya adalah orang-orang yang berdusta!
- 153 أَصۡطَفَى ٱلۡبَنَاتِ عَلَى ٱلۡبَنِینَ
astafa al-banat alai Al-ba-ni-na
(Patutkah kamu mendakwa bahawa Tuhan mempunyai anak, dan anak itu pula ialah anak-anak perempuan yang kamu tidak sukai?) Adakah Tuhan memilih serta mengutamakan anak-anak perempuan dari anak-anak lelaki (sedang kedua-dua jenis itu Dia lah yang menciptakannya)?
- 154 مَا لَكُمۡ كَیۡفَ تَحۡكُمُونَ
ma lakum kaifa tahkumun
Apa sudah jadi kamu? Bagaimana kamu menetapkan hukum (yang terang-terang salahnya itu)?
- 155 أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
a-fa-laa tazakkaruna
Setelah ditegur, maka tidakkah kamu mahu berusaha mengingatkan (bahawa Allah mustahil bagiNya anak-pinak)?
- 156 أَمۡ لَكُمۡ سُلۡطَـٰنࣱ مُّبِینࣱ
am lakum sultan mubiin
Atau adakah kamu mempunyai sebarang bukti yang nyata (menerangkan bahawa malaikat itu anak-anak perempuan Allah)?
- 157 فَأۡتُوا۟ بِكِتَـٰبِكُمۡ إِن كُنتُمۡ صَـٰدِقِینَ
fa'tu Beketabikum in Sadiqina
(Kiranya ada) maka bawalah kitab kamu (yang menerangkan demikian), jika betul kamu orang-orang yang benar.
- 158 وَجَعَلُوا۟ بَیۡنَهُۥ وَبَیۡنَ ٱلۡجِنَّةِ نَسَبࣰاۚ وَلَقَدۡ عَلِمَتِ ٱلۡجِنَّةُ إِنَّهُمۡ لَمُحۡضَرُونَ
wadja'lu bainahu webaina al-jannah nasaban Wa-lakd alimeti Al-jinnah Innahum lamuhdurun
(Mereka telah mengatakan perkara yang mustahil) serta mengadakan pertalian kerabat di antara Allah dan malaikat, padahal demi sesungguhnya malaikat itu sedia mengetahui bahawa sebenarnya orang-orang yang melakukan demikian akan dibawa hadir (ke dalam azab pada hari akhirat).
- 159 سُبۡحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا یَصِفُونَ
Subhan Allah amma yasifun
Maha Suci Allah dari apa yang mereka katakan itu!
- 160 إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِینَ
illa ibada Allah Al-mukhlisin
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik, (maka mereka akan terselamat, dan akan mendapat sebaik-baik balasan).
- 161 فَإِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ
Fa innakum wama ta'budun
Maka sebenarnya kamu (wahai orang-orang musyrik), dan apa yang kamu sembah itu.
- 162 مَاۤ أَنتُمۡ عَلَیۡهِ بِفَـٰتِنِینَ
antum alaihi Befatinina
Tidak akan dapat merosakkan perhubungan seseorang dengan Tuhannya,
- 163 إِلَّا مَنۡ هُوَ صَالِ ٱلۡجَحِیمِ
illa hu sal Al-jahim
kecuali orang-orang yang telah ditetapkan bahawa dia akan dibakar di dalam neraka yang menjulang-julang.
- 164 وَمَا مِنَّاۤ إِلَّا لَهُۥ مَقَامࣱ مَّعۡلُومࣱ
wama illa makam
(Malaikat pula menegaskan pendirian mereka dengan berkata): "Dan tiada sesiapapun dari kalangan kami melainkan ada baginya darjat kedudukan yang tertentu (dalam menyempurnakan tugasnya);
- 165 وَإِنَّا لَنَحۡنُ ٱلصَّاۤفُّونَ
wa-inna Lanehn As-saffun
"Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa berbaris (menjunjung perintah dan beribadat),
- 166 وَإِنَّا لَنَحۡنُ ٱلۡمُسَبِّحُونَ
wa-inna Lanehn Al-musabbihuna
"Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa bertasbih (mensucikan Allah dari sebarang sifat kekurangan)!"
- 167 وَإِن كَانُوا۟ لَیَقُولُونَ
Wa-in kanu laikulaun
Dan sebenarnya mereka (yang musyrik) itu dahulu pernah berkata:
- 168 لَوۡ أَنَّ عِندَنَا ذِكۡرࣰا مِّنَ ٱلۡأَوَّلِینَ
Lau anna indana Zikra min Al-awwalin
"Kalaulah ada di sisi kami Kitab Suci dari (bawaan Rasul-rasul) yang telah lalu
- 169 لَكُنَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِینَ
lakunna ibada Allah Al-mukhlisin
"Tentulah kami akan menjadi hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik!"
- 170 فَكَفَرُوا۟ بِهِۦۖ فَسَوۡفَ یَعۡلَمُونَ
fakafaru fasof ya'lamun
(Setelah Al-Quran diturunkan kepada mereka) mereka mengingkarinya; oleh itu mereka akan mengetahui kelak (akibat kekufurannya).
- 171 وَلَقَدۡ سَبَقَتۡ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا ٱلۡمُرۡسَلِینَ
Wa-lakd sabakat Kalimatuna li'ibadena Al-mursaliin
Dan demi sesungguhnya! Telah ada semenjak dahulu lagi, ketetapan Kami, bagi hamba-hamba Kami yang diutus menjadi Rasul -
- 172 إِنَّهُمۡ لَهُمُ ٱلۡمَنصُورُونَ
Innahum lahum Al-Mansurun
Bahawa sesungguhnya merekalah orang-orang yang diberikan pertolongan mencapai kemenangan
- 173 وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ ٱلۡغَـٰلِبُونَ
wa inna Jundena lahum Al-Ghalibun
Dan bahawasanya tentera Kami (pengikut-pengikut Rasul), merekalah orang-orang yang mengalahkan (golongan yang menentang kebenaran).
- 174 فَتَوَلَّ عَنۡهُمۡ حَتَّىٰ حِینࣲ
fatawallah anhum hata
Oleh itu berpalinglah (wahai Muhammad) dari mereka, (jangan hiraukan celaan mereka serta bersabarlah) hingga ke suatu masa.
- 175 وَأَبۡصِرۡهُمۡ فَسَوۡفَ یُبۡصِرُونَ
wa-abshirhum fasof yubsiruna
Dan lihat (apa yang akan menimpa) mereka; tidak lama kemudian mereka akan melihat (kemenangan yang telah Kami tetapkan untukmu).
- 176 أَفَبِعَذَابِنَا یَسۡتَعۡجِلُونَ
Af bi'azabina yasta'jiluna
Maka tidaklah patut mereka meminta disegerakan azab (yang telah ditetapkan oleh) Kami!
- 177 فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمۡ فَسَاۤءَ صَبَاحُ ٱلۡمُنذَرِینَ
feidza nezala besahetihim Fasaa sabah Al-munzirina
Kerana apabila azab itu turun dalam daerah dan kawasan mereka, sudah tentu buruklah hari orang-orang yang tidak mengindahkan amaran yang telah diberikan.
- 178 وَتَوَلَّ عَنۡهُمۡ حَتَّىٰ حِینࣲ
watawalla anhum hata
Dan berpalinglah (wahai Muhammad) dari mereka, (jangan hiraukan celaan mereka serta bersabarlah) hingga ke suatu masa.
- 179 وَأَبۡصِرۡ فَسَوۡفَ یُبۡصِرُونَ
absir fasof yubsiruna
Dan lihatlah (apa yang akan jadi); tidak lama kemudian, mereka pun akan melihat juga.
- 180 سُبۡحَـٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلۡعِزَّةِ عَمَّا یَصِفُونَ
Subhan Rabik Rabbi Al-izzati amma yasifun
Akuilah kesucian Tuhanmu, - Tuhan yang mempunyai keagungan dan kekuasaan, - dari apa yang mereka katakan!
- 181 وَسَلَـٰمٌ عَلَى ٱلۡمُرۡسَلِینَ
wasalamun alai Al-mursaliin
Dan (ucaplah) salam sejahtera kepada sekalian Rasul.
- 182 وَٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِینَ
Walhamdu Lillahi Rabbi Al-alamina
Serta (ingatlah bahawa) segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan seluruh alam.
This surah in other languages
- বাংলা আস-সাফফাত
- Bosanski Es-Saffat
- Нохчийн Ас-Саффат
- Deutsch As-Saffat
- English As-Saaffaat
- Español As-Saffat
- فارسی صافات
- Français As-Sâffât
- Hausa As-Sāfāt
- עברית אל-צאפאת
- हिन्दी अस-साफ़्फ़ात
- Bahasa Indonesia As-Saaffat
- 日本語 アッサーフィッ
- 한국어 아스-사피트
- کوردی الصافات
- Bahasa Melayu As-Saaffaat
- Nederlands As-Saaffaat
- پنجابی الصّافّات
- ਪੰਜਾਬੀ ਅਸ-ਸਾਫ਼ਾਤ
- پښتو الصافات
- Português As-Saffat
- Русский Ас-Саффат
- Soomaaliga As-Saaffaat
- Shqip Es-Safat
- Kiswahili As-Safwat
- தமிழ் அஸ்-ஸாஃபாத்
- ไทย อัส-ซาฟฟาต
- Türkçe Saffat
- اردو الصافات
- Oʻzbek As-Sofaat
- 中文 萨法特